Nama : Safira Shafa
NPM : 26210323
Kelas : 3EB20
Mata Kuliah : Bahasa Indonesia 2#
AKUNTANSI BIAYA
Akuntansi biaya adalah suatu bidang
akuntansi yang diperuntukkan bagi proses pelacakan, pencatatan, dan analisa
terhadap biaya-biaya yang
berhubungan dengan aktivitas suatu organisasi untuk
menghasilkan barang atau jasa. Biaya didefinisikan
sebagai waktu dan sumber daya yang
dibutuhkan dan menurut konvensi diukur dengan satuan mata uang.
Penggunaan kata beban adalah pada saat biaya sudah habis terpakai.
Ø Definisi
Pengertian dan Fungsi Akuntansi Biaya menurut
beberapa pakar
§ Menurut
Schaum
Akuntansi biaya adalah suatu prosedur untuk mencatat dan melaporkan
hasil pengukuran dari biaya pembuatan barang atau jasa. Fungsi utama dari
Akuntansi Biaya: Melakukan akumulasi biaya untuk penilaian persediaan dan
penentuan pendapatan.
§ Menurut
Carter dan Usry
Akuntansi biaya adalah penghitungan biaya dengan tujuan untuk aktivitas
perencanaan dan pengendalian, perbaikkan kualitas dan efisiensi, serta
pembuatan keputusan yang bersifat rutin maupun strategis.
v Objek
biaya
Objek biaya (cost object) atau tujuan
biaya (cost objective) adalah
sebagai suatu item atau aktivitas yang biayanya diakumulasi dan diukur. Berikut
adalah aktivitas atau item-item yang dapat menjadi objek biaya:
§ Produk,
Proses
§ Batch
dari unit-unit sejenis , Departemen
§ Pesanan
pelanggan, Divisi
§ Kontrak,
Proyek
§ Lini
produk, Tujuan strategis
v Pendekatan
akuntansi biaya
Ada tiga pendekatan yang biasa dilakukan untuk akuntansi biaya, yaitu
biaya standar (standard costing),
biaya berdasarkan kegiatan (activity-based
costing), dan biaya berdasarkan hasil (akuntansi throughput).
v Revolusi
dalam akuntansi biaya
Akuntansi biaya telah mengalami perubahan yang
dramatis, dimana perkembangan sistem komputer hampir
menghapuskan pembukuan secara manual. Akuntansi biaya kini telah menjadi
kebutuhan nyata dalam semua organisasi termasuk bank, organisasi profesional, serta lembaga pemerintah.
Dewasa ini telah banyak perusahaan yang memasang metode pabrikasi produk, perdagangan produk,
atau pemberian jasa dengan
bantuan komputer. Adanya teknologi ini telah sangat memberikan dampak terhadap
akuntansi biaya.
v Pengajaran
dalam akuntansi biaya
Banyak bahan pelajaran yang diajarkan dalam akuntansi biaya, dimana
kesemuanya selalu berkaitan dengan biaya-biaya yang mungkin timbul dalam proses
produksi. Pembelajaran yang dilakukan dalam akuntansi biaya antara lain
mengenai penentuan harga pokok produk: bersama dan sampingan, harga pokok
proses, pembiayaan: biaya variabel dan biaya tetap, biaya overhead pabrik,
departementalasi biaya overhead, biaya bahan baku, biaya tenaga kerja: langsung
dan tidak langsung, pengendalian biaya, serta analisis biaya pemasaran.
v Manfaat
akuntansi biaya
Akuntansi biaya adalah salah satu cabang akuntansi yang merupakan alat
bagi manajemen untuk
memonitor dan merekam transaksi biaya secara sistematis, serta menyajikan
informasi biaya dalam bentuk laporan biaya. Manfaat biaya adalah menyediakan
salah satu informasi yang diperlukan oleh manajemen dalam mengelola
perusahaannya, yaitu untuk perencanaan dan pengendalian laba; penentuan harga
pokok produk dan jasa; serta bagi pengambilan keputusan oleh manajemen.
v Keterbatasan
dalam sistem akuntansi biaya
Dalam akuntansi biaya juga terdapat beberapa kekurangan yang menyertainya,
terutama dalam sistem akuntansi biaya yang telah
ketinggalan zaman. Gejala-gejala dari sistem biaya yang ketinggalan zaman
diantaranya ialah hasil dari penawaran sulit dijelaskan, harga pesaing nampak
lebih rendah sehingga kelihatan tidak masuk akal, produk-produk yang
sulit diproduksi menunjukkan laba yang tinggi, manajer operasional berkeinginan
menghentikan produk-produk yang kelihatan menguntungkan, marjin laba sulit
dijelaskan, pelanggan tidak mengeluh atas biaya naiknya harga, departemen akuntansi menghabiskan
banyak waktu hanya
untuk memberi data biaya bagi proyek khusus, dan biaya produk berubah karena
adanya perubahan peraturan pelaporan.
SUMBER :











0 komentar:
Posting Komentar