THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES

Selasa, 25 Juni 2013

TUGAS 4 (Bahasa Inggris Bisnis)

Nama                    : Safira Shafa

NPM                     : 26210323
Kelas                    : 3EB20
Mata Kuliah         : Bahasa Inggris Bisnis 2#

I think now dating for a teenager is a reasonable, but to earlyer it should be bad. Because it’s not so natural if a kids who still wear a white-blue uniform already doing a dating. Because to me a reasonable age to dating is in a 17 years old when the child can already know what’s a good and bad things.
An now the role if a parents is a very important, that is a good control on the children need. A parents must have a control for a teens who still started dating but they haven't a enough age. Parents will gave you are controling about what should and should not do when dating, sprirtual moral also the most important things that you must have to guidlines you from free sex and more bad things.
Not just a free sex, now already happens is a violance in dating, overall we as teenager were have a relationship must need to make a sure our relationship is a good and healty. But if our partner started doing something bad, earlyer to disscus with your parents soon to found a good things.

Selasa, 23 April 2013

TUGAS 2 (Bahasa Inggris Bisnis)


Nama                    : Safira Shafa
NPM                     : 26210323
Kelas                    : 3EB20
Mata Kuliah         : Bahasa Inggris Bisnis 2#

Hello I'm Safira Shafa, I'm 21 years old. but you can call me Fira. My hobby is watching concert. I'm a fans of "2pm" a boyband from south korean. I have a beautiful mommy, she is can cooking any food and I loved anything she's cooked, especially cake.
I have 3rd brother, one of my brother is a football players. Now I'm busier to write Penelitian Ilmiah. I'm write about "Analisis Metode Dana Kas Kecil" . I love sing a song when I'm take a bath. I'm cheerup, I don't like to crying i'm independent girl as i can always try to do it by my self. I'm always go to campus with a bus. I loved to playinga game. I have 2 cute cousin, his name is Cio and Neo, I loved them so much. I lived in Grand Galaxy City. And now i'm 3rd level in Gunadarma University.

Sabtu, 09 Maret 2013

TUGAS 1 (Bahasa Inggris Bisnis)


Nama                    : Safira Shafa
NPM                     : 26210323
Kelas                    : 3EB20
Mata Kuliah         : Bahasa Inggris Bisnis 2#


>> SIMPLE PRESENT
  (+) Jasmine always eats a waffle every morning
  (-)  Jasmine does not always eat a waffle every morning
  (?)  Does Jasmine always eat a waffle every morning?

>> SIMPLE PAST
  (+)  Rafa played a badminton yesterday
  (-)  Rafa didnt play badminton yesterday
  (?) Did he play badminton yesterday?

>> SIMPLE FUTURE
  (+)  We will meet up next week
  (-)  We wont meet up next week
  (?) Will we meet up next week?

>> PRESENT CONTINUOUS
  (+) Irfan is riding a bike
  (-)  Irfan is not riding a bike
  (?) Is Irfan riding a bike?

>> PRESENT PERFECT 
  (+)  Reno have watched that movie 3 times
  (-) Reno havent watched that movie 3 times
  (?) Have Reno watched that movie 3 times?

Rabu, 02 Januari 2013

TUGAS 4


Nama                   : Safira Shafa
NPM                     : 26210323
Kelas                    : 3EB20
Mata Kuliah         : Bahasa Indonesia 2#

CONTOH KALIMAT EFEKTIF DAN TIDAK EFEKTIF

kalimat tidak efektif : Sungguh sangat benar-benar malang nasib anak itu.
kalimat efektif           : Sungguh sangat malang nasib anak itu.

kalimat tidak efektif  : Kemarin banyak para karyawan yang melakukan demonstrasi.
kalimat efektif           : Kemarin banyak karyawan yang melakukan demonstrasi.

kalimat tidak efektif : Kedua kapten dari masing-masing tim saling bertatap-tatapan.
kalimat efektif           : Kedua kapten dari masing-masing tim saling bertatapan.

kalimat tidak efektif : Semua orang tau bahwa makhluk hidup pasti mati.
kalimat efektif           : Semua orang tahu bahwa makhluk hidup pasti mati.

kalimat tidak efektif : Motor yang diparkir yang di ujung itu miliknya.
kalimat efektif           : Motor yang di parkir di ujung itu miliknya.

kalimat tidak efektif : Banyak juga yang mengira kalau dia itu seorang konglomerat.
kalimat efektif           : Banyak juga yang mengira bahwa dia seorang konglomerat.

kalimat tidak efektif : Dia berhasil terhindar daripada kecelakaan itu.
kalimat efektif           : Dia berhasil terhindar dari kecelakaan itu.

kalimat tidak efektif : Mereka mengumpulkan tugas itu di dosennya.
kalimat efektif           : Mereka mengumpulkan tugas itu kepada dosennya.

kalimat tidak efektif : Rapat tadi dihadiri oleh pimpinan dan para staf-stafnya.
kalimat efektif           : Rapat tadi dihadiri oleh pimpinan dan para stafnya.

kalimat tidak efektif : Mendingan bermain bola daripada tidur-tiduran.
kalimat efektif           : Sebaiknya bermain bola daripada tidur-tiduran.


CONTOH PARAGRAF EFEKTIF
`Ada dua alasan mengapa Indonesia dapat dikatakan sebagai salah satu negara terindah di dunia.  Pertama, Indonesia mempunyai alam yang indah.  Di seluruh wilayah Indonesia dapat kita temui lembah, gunung, dan pantai yang menawan.  Ke dua, Indonesia juga terkenal karena keindahan keragaman budayanya.  Indonesia memiliki beragam suku bangsa dan agama yang masing-masing mempunyai budaya sendiri-sendiri, Dua hal itulah yang membuat Indonesia dikenal sebagai salah satu dari negara terindah di dunia.

CONTOH PARAGRAF TIDAK EFEKTIF
Kegiatan akhir dari percobaan itu adalah menyusun laporan, kelengkapan materi yang harus dilampirkan, penggambaran tahap-tahap kegiatan, dan simpulan hasil pengujian.

Senin, 10 Desember 2012

TULISAN 20


Nama                   : Safira Shafa
NPM                     : 26210323
Kelas                    : 3EB20
Mata Kuliah         : Bahasa Indonesia 2#

MACAM-MACAM JURNAL PADA AKUNTANSI


Pada akuntansi terdapat berbagai macam jurnal. Semua jurnal kegunaannya adalah sama. Yaitu untuk mencatat bukti-bukti transaksi. Hanya saja penggunaan jurnal-jurnal tersebut disesuaikan skala perusahaan. Jika perusahaan tersebut adalah perusahaan kecil, maka menggunakan jurnal umum saja tidak masalah. Jika menggunakan jurnal umum, semua jenis transaksi misalkan pembayaran hutang, penerimaan piutang, pembelian peralatan, penerimaan pendapatan, pembayaran beban semuanya akan dicatat pada satu buku jurnal yaitu jurnal umum.
Namun bila skala perusahaan tersebut besar, yang memungkinkan terjadi banyak transaki, maka lebih bijak bila menggunakan jurnal khusus. Biarpun begitu, pada umumnya sebuah perusahaan menggunakan empat buku jurnal khusus dan jurnal umum.
Berikut adalah jurnal-jurnal khusus yang terdiri dari:
1.    Jurnal pembelian
Jurnal ini memiliki fungsi sebagai tempat mencatat transaksi pembelian barang baik barang dagangan, peralatan, perlengkapan, dan barang lainnya, yang dilakukan secara kredit.
2.    Jurnal pengeluaran kas
Jurnal ini digunakan sebagai tempat mencatat semua transaksi pengeluaran kas, misalnya pembayaran hutang, dan pembayaran beban-beban. Kas di sini yang dimaksud adalah uang tunai yang ada di perusahaan (cash on hand) serta uang perusahaan yang ada pada bank dalam bentuk giro yang sewaktu-waktu dapat diambil (cash in bank). Contoh transaksi yang menggunakan kas bank adalah pembayaran dengan cek atau bilyet giro.
3.    Jurnal penjualan
Jurnal ini digunakan sebagai tempat mencatat transaksi penjualan barang dagang atau jasa secara kredit.
4.    Jurnal penerimaan kas
Jurnal ini digunakan sebagai tempat mencatat semua transaksi penerimaan kas. Misalkan penerimaan piutang, penerimaan setoran modal, dan penerimaan pembayaran dari penjualan tunai.
5.    Jurnal pemakaian bahan baku dan bahan penolong
Jurnal ini hanya digunakan pada perusahaan manufaktur, yang mana jenis perusahaan ini memiliki kegiatan membeli bahan baku kemudian mengolah bahan baku tersebut menjadi bahan siap dijual. Sehingga perusahaan jenis ini membutuhkan jurnal untuk mengatur penggunaan bahan baku mereka.


SUMBER       :

Minggu, 09 Desember 2012

TULISAN 19


Nama                   : Safira Shafa
NPM                     : 26210323
Kelas                    : 3EB20
Mata Kuliah         : Bahasa Indonesia 2#

STATISTIKA

Statistika adalah ilmu yang mempelajari bagaimana merencanakan, mengumpulkan, menganalisis, menginterpretasi, dan mempresentasikan data. Singkatnya, statistika adalah ilmu yang berkenaan dengan data. Istilah 'statistika' (bahasa Inggris: statistics) berbeda dengan 'statistik' (statistic). Statistika merupakan ilmu yang berkenaan dengan data, sedang statistik adalah data, informasi, atau hasil penerapan algoritma statistika pada suatu data. Dari kumpulan data, statistika dapat digunakan untuk menyimpulkan atau mendeskripsikan data; ini dinamakan statistika deskriptif. Sebagian besar konsep dasar statistika mengasumsikan teori probabilitas. Beberapa istilah statistika antara lain: populasi, sampel, unit sampel, dan probabilitas.
Statistika banyak diterapkan dalam berbagai disiplin ilmu, baik ilmu-ilmu alam (misalnya astronomi dan biologi maupun ilmu-ilmu sosial (termasuk sosiologi dan psikologi), maupun di bidang bisnis, ekonomi, dan industri. Statistika juga digunakan dalam pemerintahan untuk berbagai macam tujuan; sensus penduduk merupakan salah satu prosedur yang paling dikenal. Aplikasi statistika lainnya yang sekarang popular adalah prosedur jajak pendapat atau polling (misalnya dilakukan sebelum pemilihan umum), serta jajak cepat (perhitungan cepat hasil pemilu) atau quick count. Di bidang komputasi, statistika dapat pula diterapkan dalam pengenalan pola maupun kecerdasan buatan.

Metode Statistika

Dua jenis penelitian: eksperimen dan surva

Terdapat dua jenis utama penelitian: eksperimen dan survei. Keduanya sama-sama mendalami pengaruh perubahan pada peubah penjelas dan perilaku peubah respon akibat perubahan itu. Beda keduanya terletak pada bagaimana kajiannya dilakukan

Suatu eksperimen melibatkan pengukuran terhadap sistem yang dikaji, memberi perlakuan terhadap sistem, dan kemudian melakukan pengukuran (lagi) dengan cara yang sama terhadap sistem yang telah diperlakukan untuk mengetahui apakah perlakuan mengubah nilai pengukuran. Bisa juga perlakuan diberikan secara simultan dan pengaruhnya diukur dalam waktu yang bersamaan pula. Metode statistika yang berkaitan dengan pelaksanaan suatu eksperimen dipelajari dalam rancangan percobaan (desain eksperimen).

Dalam survey, di sisi lain, tidak dilakukan manipulasi terhadap sistem yang dikaji. Data dikumpulkan dan hubungan (korelasi) antara berbagai peubah diselidiki untuk memberi gambaran terhadap objek penelitian. Teknik-teknik survai dipelajari dalam metode survei

Penelitian tipe eksperimen banyak dilakukan pada ilmu-ilmu rekayasa, misalnya teknik, ilmu pangan, agronomi, farmasi, pemasaran (marketing), dan psikologi eksperimen.

Penelitian tipe observasi paling sering dilakukan di bidang ilmu-ilmu sosial atau berkaitan dengan perilaku sehari-hari, misalnya ekonomi, psikologi dan pedagogi, kedokteran masyarakat, dan industri.

Tipe pengukuran

Ada empat tipe skala pengukuran yang digunakan di dalam statistika, yaitu nominal, ordinal, interval, dan rasio. Keempat skala pengukuran tersebut memiliki tingkat penggunaan yang berbeda dalam pengolahan statistiknya.

·         Skala nominal hanya bisa membedakan sesuatu yang bersifat kualitatif atau kategoris, misalnya jenis kelamin, agama, dan warna kulit.
·         Skala ordinal selain membedakan sesuatu juga menunjukkan tingkatan, misalnya pendidikan dan tingkat kepuasan pengguna.
·         Skala interval berupa angka kuantitatif namun tidak memiliki nilai nol mutlak sehingga titik nol dapat digeser sesuka orang yang mengukur, misalnya tahun dan suhu dalam Celcius.
·         Skala rasio berupa angka kuantitatif yang memiliki nilai nol mutlak dan tidak dapat digeser sesukanya, misalnya adalah suhu dalam Kelvin, panjang, dan massa.
 Teknik-teknik statistika
Beberapa pengujian dan prosedur yang banyak digunakan dalam penelitian antara lain:
·         Analisis regresi dan korelasi
·         Analisis varians (ANOVA)
·         khi-kuadrat
·         Uji t-Student

 

Statistika Terapan

Bebebarapa ilmu pengetahuan menggunakan statistika terapan sehingga mereka memiliki terminologi yang khusus. Disiplin ilmu tersebut antara lain:
·         Aktuaria (penerapan statistika dalam bidang asuransi)
·         Biostatistika atau biometrika (penerapan statistika dalam ilmu biologi)
·         Statistika bisnis
·         Ekonometrika
·         Psikometrika
·         Statistika sosial
·         Statistika teknik atau teknometrika
·         Fisika statistik
·         Demografi
·         Eksplorasi data (pengenalan pola)
·         Literasi statistik
·         Analisis proses dan kemometrika (untuk analisis data kimia analis dan teknik kimia)
Statistika memberikan alat analisis data bagi berbagai bidang ilmu. Kegunaannya bermacam-macam: mempelajari keragaman akibat pengukuran, mengendalikan proses, merumuskan informasi dari data, dan membantu pengambilan keputusan berdasarkan data. Statistika, karena sifatnya yang objektif, sering kali merupakan satu-satunya alat yang bisa diandalkan untuk keperluan-keperluan di atas.

SUMBER       :

TULISAN 18


Nama                   : Safira Shafa
NPM                     : 26210323
Kelas                    : 3EB20
Mata Kuliah         : Bahasa Indonesia 2#

A. Pengertian Manajemen (Definition of Management)

Kata Manajemen berasal dari bahasa Prancis kuno ménagement, yang memiliki arti seni melaksanakan dan mengatur. Manajemen belum memiliki definisi yang mapan dan diterima secara universal. Kata manajemen mungkin berasal dari Bahasa Italia (1561) maneggiare yang berarti “mengendalikan,” terutamanya “mengendalikan kuda” yang berasal dari bahasa latin manus yang berati “tangan”. Kata ini mendapat pengaruh dari bahasa Perancis manègeyang berarti “kepemilikan kuda” (yang berasal dari Bahasa Inggris yang berarti seni mengendalikan kuda), dimana istilah Inggris ini juga berasal dari bahasa Italia. Bahasa Prancis lalu mengadopsi kata ini dari bahasa Inggris menjadi ménagement, yang memiliki arti seni melaksanakan dan mengatur.
Mary Parker Follet, misalnya, mendefinisikan manajemen sebagai seni menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain. Definisi ini berarti bahwa seorang manajer bertugas mengatur dan mengarahkan orang lain untuk mencapai tujuan organisasi.
Ricky W. Griffin mendefinisikan manajemen sebagai sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran (goals) secara efektif dan efesien. Efektif berarti bahwa tujuan dapat dicapai sesuai dengan perencanaan, sementara efisien berarti bahwa tugas yang ada dilaksanakan secara benar, terorganisir, dan sesuai dengan jadwal.Istilah manajemen, terjemahannya dalam bahasa Indonesia hingga saat ini belum ada keseragaman.
Menurut James A.F. Stoner, manajemen adalah proses perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan, dan pengawasan kegiatan anggota dan tujuan penggunaan organisasi yang telah di tentukan.
Dari berbagai pengertian di atas, dapat di rumuskan bahwa manajemen adalah proses perencanaan,pengorganisasian, kepemimpinan, dan pengendalian kegiatan anggota organisasi dan proses pengguna sumber daya organisasi lainnya untuk tercapainya tujuan organisasi yang telah di tetapkan.
Manajemen mengalami perkembangan yang sangat luar biasa dengan di mulainya revolusi industri. Hal ini dapat di terima karena revolusi industri mengakibatkan perusahaan semakin besar. Perkembangan perusahaan menuntut adanya pemanfaatan biaya secara efektif dan efisien. Selain itu, di perlukan pula pengelolaan perusahaan yang lebih profesional. Pelopor-pelopor manajemen pada saat itu adalah Frederick Taylor, James Watt Jr, Robert Owen, Mathew Boulton, Charless Babbage, dan Henry Fayol. James Watt Jr dan Mathew Boulton banyak mengembangkan teknik manajemen tentang pasar, pengaturan tata letak mesin, dan manajemen personalia.

Peranan/ Metode dalam manajemen :
1. Mengetahui adanya persoalan
2. Mendefinisikan persoalan
3. Mengumpulkan data ,fakta ,dan informasi
4. Menyusun alternative penyeleseian
5. Mengambil keputusan dengan memilih salah satu alternative penyeleseian
6. Melaksankan keputusan serta melakukan tindak lanjut

Manajemen terbagi menjadi empat fungsi berikut ini penjelasannya  :

1.            Planning  merupakan fungsi manajemen yg berkenaan dgn pendefinisian sasaran utk kinerja organisasi di masa depan dan utk memutuskan tugas-tugas dan sumber daya-sumber daya yg digunakan yg dibutuhkan utk mencapai sasaran tersebut.
2.            Organizing  merupakan fungsi manajemen yg berkenaan dgn penugasan mengelompokkan tugas-tugas ke dalam departemen-departemen dan mengalokasikan sumber daya ke departemen.
3.            Leading  fungsi manajemen yg berkenaan dgn bagaimana menggunakan pengaruh utk memotivasi karyawan dalam mencapai sasaran organisasi.
4.            Controlling  fungsi manajemen yg berkenaan dgn pengawasan terhadap aktivitas karyawan menjaga organisasi agar tetap berada pada jalur yg sesuai dgn sasaran dan melakukan koreksi apabila diperlukan.

II. Organisasi
A.            Pengertian Organisasi
·                        Organisasi adalah perserikatan untuk mencapai tujuan.
·                        Organisasi dalam arti badan adalah sekelompok orang yang bekerja sama untuk mencapai tujuan tertentu.
·                        Organisasi dalam arti bagan adalah gambaran skematis tentang hubungan kerja sama antara orang-orang yang terdapat dalam suatu badan untuk mencapai tujuan .
·                        Organisasi dalam arti dinamis adalah proses penetapan dan pembagian pekerjaan,pembatasan tugas dan tanggung jawab, serta penetapan hubungan antara unsur-unsur organisasi, sehingga dapat bekerja dengan efektif untuk mencapai tujuan .
Organisasi terdapat tiga faktor atau unsur penting yaitu :
·                        adanya sekelompok orang
·                        adanya hubungan dan pembagian kerja diantara mereka
·                        adanya tujuan yang ingin dicapai

B.             Bentuk organisasi
Dalam suatu organisasi, yang menjadi dasar adalah pembagian kekuasaan dan tanggung jawab. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada masing-masing struktur organisasi yang akan dibahas satu per satu dibawah ini :

1.              Bentuk Organisasi Garis
Bentuk ini merupakan nbentuk organisasi paling tua dan paling sederhana. Bentuk organisasi diciptakan oleh Henry Fayol. Biasa juga disebut dengan organisasi militer dimana cirinya adalah struktur organisasi ini relatif kecil, jumlah karyawan yang relatif sedikit, saling kenal, dan spesialisai kerja yang belum begitu rumit dan tinggi.

Kebaikannya;
a.             Kesatuan komado terjamin baik karena pimpinan berada pada satu tangan.
b.             Proses pengambilan keputusan berjalan dengan cepat karena jumlah orang yang diajak berkonsultasi masih sedikit.
c.             Rasa solidaritas dianatara karyawan umumnya tinggi karena saling mengenal.

Keburukannya;
a.             Seluruh organisasi tergantung pada satu pimpinan (satu orang) dimana bila pimpinan tersebut berhalangan maka organisasi tersebut akan mandek atau hancur.
b.             Ada kecenderungan pimpinan bertindak secara otokratis.
c.             Kesempatan karyawan untuk berkembang terbatas.

2.              Bentuk Organisasi Fungsional
Bentuk ini merupakan bentuk dimana sebagian atau segelintir pimpinan tidak mempunyai bawahan yang jelas karena setiap pimpinan berwenang memberikan komando pada bawahannya. Bentuk ini dikembangkan oleh FW Taylor.

Kebaikannya;
a.             Pembidangan tugas-tugas jelas.
b.             Spesialisasi karyawan dapat dikembangkan dan digunakan semaksimal mungkin.
c.             Digunakannya tenga-tenaga ahli dalam berbagai bidang sesuai dengan fungsinya.
Keburukannya;
a. Karena adanya spesialisasi kerja maka akan sulit untuk mengadakan tour of duty.
b. Karyawan lebih mementingkan bidangnya sehingga sukar untuk melaksanakan koordinasi.
3.              Bentuk Organisasi Garis dan Staff
Bentuk ini umumnya dianut oleh organisasi besar, daerah kerja yang luas, mempunyai bidang tugas yang beraneka dan rumit serta jumlah karyawan yang banyak. Bentuk ini diciptakan oleh Harrington Emerson.
Kebaikannya;
a.             Dapat digunakan pada setiap organisasi yang besar, apapun tujuannya, luas organisasinya,dan kompleksitas susunan organisasinya.
b.             Pengambilan keputusan lebih mudah karena adanya dukungan dari staf ahli.
c.             Perwujudan “the right man in the right place”lebih mudah terlaksana.
Keburukannya;
a.             Sesama karyawan dapat terjadi tidak saling mengenal, solidaritas sulit terbangun
b.             Karena susunan organisasinya yang koompleksitas, maka kesulitannya adalah dalam bidang koordinasi antar divisi atau departemen.
4.              Bentuk Organisasi Fungsional dan Staff
Bentuk ini merupakan kombinasi dari bentuk organisasi fungsional dan bentuk organisasi garis dan staff. Adapun kebaikan dan keburukan dari bentuk organisasi ini adalah juga merupakan kombinasi dari bentuk diatas.

Prinsip-prinsip organisasi
Agar organisasi berjalan baik, di perlukan pedoman atau prinsip dalam melaksanakan kegiatanya.prinsip-prinsip organisasi adalah :

1.perumusan tujuan dengan jelas
Bila akan melakukan suatu aktivitas, pertama-tama harus dijelaskan dulu tujuannya.bagi suatu organisasi,tujuan aktivitas itu akan berperan sebagai:
*pedoman kearah mana organisasi itu akan dibawa
*landasan bagi organisasi bersangkutan
*menentukan macam aktivitas yang akan dilakukan
*menentukan serangkaian program, prosedur ,koordinasi, integrasi, simplifikasi, dan mekanisasi

2.pembagian tugas
Dalam suatu organisasi , pembagian tugas merupakan suatu keharusan mutlak untuk menghindari terjadinya tumpang tindih dalam pekerjaan. Pembagian tugas akan menghasilkan departemen-departemen dan deskripsi tugas (job description) )masing-masing departemen sampai unit-unit terkecil dalam organisasi.

3.delagasi kekuasaan
Salah satu prinsip pokok dalam setiap organisasi adalah delagasi kekuasaan. Kepada setiap karyawan yang menduduki jabatan tertentu harus di delegasikan kekuasaan, atau wewenag yang di perlukan agar yang bersangkutan dapat melaksanakan tugas sebaik-baiknya.wewenang atau kekuasaan itu mempunyai aspek pengambilan 
keputusan , penggunaan peralatan , dan lain sebagainya.

4.rentangan kekuasaan
Yang dimaksud rentangan kekuasaan adalah berapa jumlah orang yang tepat menjadi bawahan seorang pemimpin, agar dia mampu memimpin , membimbing , dan mengawasi secara efektif

5.tingkat tingkat pengawasan
Tingkat pengawasan hendaknya diusahankan sesedikit mungkin.harus diusahakan agar organisasi sesederhana mungkin.selain memudahkan komunikasi , juga agar ada motivasi bagi setiap orang dalam organisasi untuk mencapai tingkat-tingkat tertinggi pada struktur organisasinya.

6.kesatuan perintah dan tanggung jawab
Menurut prinsip ini, seorang bawahan hanya mempunyai seorang atasan yang memberinya perintah dan menerima pertanggung jawaban terhadap pelaksanaan tugasnya

7.koordinasi
Adanya pembagian tugas dan bagian bagian serta unit-unit terkecil di dalam organisasi, cenderung menimbulkan kekuatan untuk memisahkan diri dari organisasi sebagai suatu keseluruhan .

Sebab keberhasilan dan kegagalan organisasi
Sebab keberhasilan dan kegagalan organisasi
sebab keberhasilan organisasi:
1. Kesatuan pimpinan dan perintah
2. Solidaritas yang tinggi
3. Pengambilan keputusan yang bijak dan cepat
4. Segala sesuatu yang berkaitan dengan masa depan suatu organisasi harus di musyawarahkan
5. Menjunjung tinggi nilai tanggung jawab dan disiplin
6. Kerja sama yang baik
Sebab kegagalan organisasi:
1. tidak adanya komunikasi yang baik antara anggota organisasi dan pemimpin
2. kekurang kompakan dalam organisasi
3. kurang disiplin
4. tidak bertanggung jawab pada suatu hal yang dikerjakan
5. kerja sama tidak terlalu baik

 sumber:
-          Fuad,M.2001.PENGANTAR BISNIS.Jakarta:Gramedia Pustaka Utama