THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES

Kamis, 06 Januari 2011

Pengantar Bisnis Bab 2

     Perusahaan dan Lingkungan Perusahaan
Pengertian Perusahaan   
        
Definisi yang dikemukakan oleh para ahli, yaitu:
Perusahaan dapat didefinisikan sebagai suatu organisasi produksi yang menggunakan dan mengkoordinir sumber-sumber ekonomi untuk memuaskan kebutuhan dengan cara yang menguntungkan.”
      
       Unsur-unsur yang terdapat pada definisi di atas, antara lain :
1. Organisasi
Organisasi sebagai suatu bentuk dan hubungan yang mempunyai sifat dinamis,dalam arti dapat menyesuaikan diri kepada perubahan. Hakikatnya organisasi merupakan suatu bentuk dengan sadar diciptakan manusia untuk mencapai tujuan yang sudah diperhitungkan.Tujuannya menciptakan suasana kerja yang baik atau usaha mengadakan pembandingan sumber-sumber dan hasil terbaik organisasi sebagai suatu bentuk dan hubungan yang mempunyai sifat dinamis,dalam arti dapat menyesuaikan diri kepada perubahan
2. Produksi
Organisasi melakukan aktivitas produksi,yaitu semua usaha yang ditunjukan untuk menciptakan atau menaikan faedah(untility). Usaha-usaha produksi digolongkan kedalam :
a. Produksi Langsung
Produksi langsung merupakan usaha-usaha untuk menghasilkan atau mendapatkan barang secara langsung,ini diliputi:
·                        Produksi Primer
Produksi primer yaitu usaha-usaha untuk mendapatkan bahan-bahan atau material langsung dari alam, seperti:perikanan,pertanian,dll.
·                        Produksi Sekunder
Produksi sekunder yaitu usaha-usaha menggunakan bahan-bahan atau material untuk meningkatkan faeda atau mengolah menjadi barang lain,misalnya pembuatan kapal,gedung dan sebagainya
b. Kegiatan yang membantu produksi langsung
Terdapat kegiatan lain yang membantunya disebut produksi tersier,meliputi:perdagangan besar,perdagangan kecil,impor,ekspor dan kegiatan lainnya seperti distribusi ,perbankan ,perusahaan ,peransuransian ,penelitian pasar dan perikanan.
3. Sumber Ekonomi
4. Kebutuhan
5. Cara-cara yang menguntungkan
Tempat Kedudukan Dan Letak Perusahaan
Tempat dan letak perusahaan merupakan salah satu faktor pendukung penting yang dapat menjamin tercapai suatu tujuan.Tempat kedudukan perusahan adalah kantor pusat perusahaan tersebut,pada umumnya dipengaruhi pada faktor kelancaran hubungan dengan lembaga-lembaga lain,seperti lembaga pemerintah,lembaga keuangan,dan pelanggan
Letak Perusahaan
Letak perusahaan adalah tempat perusahaan melakukan kegiatan pabrik yang mempengaruhi faktor ekonomi terutama biaya ,faktor yang mempengaruhi biaya adalah:
a. Harga bahan mentah
b. Tingkat upah buruh
c. Tanah
d. Pajak
e. Tingkat bunga
f. Biaya alat produksi tahan lama
g. Biaya atas jasa ketiga
Letak perusahaan dapat dibedakan menjadi 4 yaitu:
a. Terikat keadaan alam
b. Terikat sejarah
c. Terikat oleh pemerintah
d. Dipengaruhi oleh faktor-faktor ekonomi

Perusahaan dan Lembaga Sosial
Permasalahan terpenting dalam menganalisis kegiatan perusahaan adalah perusahaan akan melakukan kegiatan produksinya hingga mencapai tingkat keuntungan maksimun.

Tujuan pendiri perusahaan
Tujuan pendirian perusahaan:
1. Ekonomis
Ekonomis berupaya agar perusahaan dapat mempertahanankan eksistensitasnya.Dalam hal ini perusahaan berupaya menciptakan laba,pelanggan,dan menjalankan upaya-upaya perkembangan dengan memusatkan perhatian pada kebutuhan masyarakatdengan produk yang berkualiatas,harga,kuantitas,pelayanannya.
2. Social
Perusahaan diharapkan untuk memperhatikan keinginan investor,karyawan,penyedia,faktor-faktor produksi,maupun masyarakat luas.
Dengan kedua tujuan tersebut saling mendukung dapat mencapai tujuan utama perusahaan ,yaitu memberikan kepuasan kepada keinginan konsumen.Meskipun disadari keuntungan bukan satu-satunya tujuan perusahaan,tetapi dengan tujuan-tujuan lain hanya akan tercapai jika perusahaan mampu tetap hidup berkembang dan memperoleh keuntungan.
Cara membedakan perusahaan dengan lembaga social terletak pada penekanan/prioritas perusahaan terhadap laba,kelangsungan hidup,dan tanggup jawab social. Lembaga social lebih mengutamakan prioritasnya pada tanggung jawab social. Sebaliknya,pada perusahaan yang berorientasi pada perolehan keuntungan,umumnya akan memfokuskan kegiatannya untuk meningkatkan nilai perusahaan hingga mencapai maksimun.

Perusahaan sebagai suatu system

System adalah suatu kesatuan dari unit-unit yang saling berinteraksi secara langsung ,maupun tidak langsung. Perusahaan adalah suatu system karena merupakan kombinasi dari sebagai sumber ekonomi yang secara langsung atau tidak langsung mempengaruhi proses produksi serta distribusi barang dan jasa untuk mencapai tujuan tertentu antara lain keuntungan . Dalam pelaksanaan pencapain tujuan ekonomis perusahaan,hamper selalu terjadi interaksi antara perusahaan dengan lingkungannya. Interaksi menuntut perusahaan untuk mampu beradaptasi dengan lingkungannya,terutama dengan lingkungan eskternal yang pada umumnya tidak dikuasai langsung oleh perusahaan. Interaksi yang terjadi pada akhirnya akan muncul tanggung jawab social pada perusahaan kepada pihak-pihak yang berhubungan. Tanggung jawab social perusahaan kepada pihak-pihak yang berkepentingan yaitu:kepada pemilik modal dan investor,kepada lembaga penelitian,kepada pekerja,kepada konsumen/pelanggan, kepada perantara, kepada masyrakat, kepada pemerintah, kepada penyedia dan kepada pesaing.

Sifat system perusahaan

1. Komplek
2. Kesatuan unit
3. Sifatnya beragam
4. Sifat saling tergantungan
5. Sifatnya dinamis

Ciri-ciri perusahaan
1. Hak pemilikan kekayaan pribadi.
2. Insentif untuk laba.
3. Peluang untuk bersaing.
4. Kebebasan memilih dan melakukan kontak.
5. Operatif
6. Koordinatif
7. Regular
8. Dinamis
9. Formal
10. Lokasi
11. Pelayanan bersyarat.

Karakteristik Perusahaan

1. Spesialisasi
2. Saling Tergantung
3. Produksi Massa

Pengaruh lingkungan terhadap perusahaan

Kondisi bisnis banyak berpengaruh pada kehidupan kita. Oleh karena itu, perusahaan-perusahaan mempunyai beberapa tanggung jawab pada kehidupan dan kesejahteraan manusia. Saat ini, masyarakat menuntut kepada perusahaan-perusahaan untuk mengemban tanggung jawab seperti itu lebih besar dari sebelumnya. Penentuan seberapa jauh perusahaan harus mengarah kepada tujuan-tujuan sosial yang mungkin dapat bertentangan dengan tujuan-tujuan ekonomi, jelas dapat menimbulkan dilema. Istilah tanggung jawab sosial menunjukan pertimbangan manejemen tentang pengaruh-pengaruh sosial disamping juga pengaruh ekonomi dari keputusan-keputusannya.

Pengertian lingkungan perusahaan

Lingkungan perusahaan dapat diartikan sebagai keseluruhan dari faktor-faktor ekstern yang mempengaruhi baik organisasi maupun kegiatannya. Sedangkan arti lingkungan secara luas mencakup semua faktor ekstern yang mempengaruhi individu, perusahaan, dan masyarakat. Faktor-faktor yang mempengaruhi perusahaan itu adalah luas dan banyak ragamnya,termasuk aspek-aspek ekonomi, politik, sosial, etika-hukum, dan ekologi dan sebagainya.

Perusahaan dalam masyarakat yang pluralistic

Masyarakat pluralistik adalah kombinasi dari berbagai kelompok yang mempengaruhi lingkungan perusahaan. Dalam masyarakat pluralistik terdapat banyak pusat kekuatan masing-masing mempunyai sifat mandiri.Berbagai kelompok tersebut dapat menyebarkan kekuatan dan mencegah terjadinya pemusatankekuatan pada satu segmen masyarakat saja.Hubungan-hubungan yang baik dapat terjadi dengan saling memberi melalui kompromi,bukannya dengan pemaksaan .Dalam hal ini,pluralisme mencerminkan uasaha manusia untuk mempertemukan kebutuhan dan kepentingan dari berbagai organisasi.

Macam-macam lingkungan dan pengaruh dalam perusahaan.

1. lingkungan fisik,energi,dan konservasi
Salah satu masalah yang sangat sulit diatas dan memerlukan biaya besar adalah berkaitan dengan lingkungan fisik. Beberapa kota di Indonesia.seperti Jakarta dan Surabaya sudah dirasakan semakin besarnya populasi udara dan air bahkan beberapa bagian kota lainnya yang begitu besar juga dirasakan sebagai pencemaran air tanah karena kondisi pemukimannya yang sangat banyak serta pembuangan limbah terlalu dekat dengan sumber air dan pengembangan energi nuklir sebagai sumber tenaga di Indonesia yang sedang dalam penelitian harus diperhatikan secara sesama.
2. lingkungan perekonomian dan perpajakan
Lingkungan ini banyak pengaruh dalam perusahaan karena perpajakan diwajibkan bagi semua penduduk Indonesia untuk membayarnya agar dinegara kita tetap maju dan rakyat yang semakin bertambah banyak dan rakyat miskin bisa mendapatkan bantuan maka dibuatlah pajak dan seluruhnya harus membayar dengan rutin.
3. lingkungan hukum
kebiasaan-kebiasaan,tradisi ,peraturan-peraturan ,konsitusi dan keputusan-keputasan suatu lembaga merupakan sumber darin sistem hukum yang berlaku.Kegiatan perusahaan berada didalam suatu kerangka hukum ,sehingga faktor hukum ini mempengaruhi keputusan-keputusan serta transaksi -transaksi dalam perusahaan.
manajer perusahaan harus mengambil kebijaksanaan yang tidak bertentangan dengan hukum yang berlaku.disamping itu juga perlu pertimbangan besarnya keuntungan yang dapat dan resiko yang akan menghadapinya.
4.             lingkungan pemerintahan
ditunjukan untuk menciptakan kondisi perekonomian yang sehat.Hubungan ini menimbulkan berbagai macam kelompok kegiatan usaha dan akan berpengaruh terhadap perubahan sumber-sumber yang harus digunakan .ini didasarkan pada suatu anggapan bahwa seluruh biaya dari sumber tersebut akan dikeluarkan,termasuq biaya tenaga kerja atas penggunaan tenaganya,bunga atau kepada investor atas penggunaan kapitalnya dan sterusnya.
5.             lingkungan internasional
lingkungan internasional ini merupakan suatu konsep keseluruhan yang luas meliputi kegiatan dan masalah perekonomian didunia .keadaan perekonomian nasional menjadi saling terpengaruh dan saling tergantung pada masalah-masalah internasional.beberapa negara maju seperti amerika,jepang memegang peranan penting dalam perekonomian dunia .kekuatan ekonomi negara tersebut didukung oleh kegiatan dari perusahaan raksasa yang ada ,yang membuat kegiatan sebagai perusahaan multinasional.mereka juga melayani konsumen dari seluru dunia.

Perusahaan dan Lingkungan Fisik

1.              Makin terpusatnya penduduk
2.             Perkembangan tekhnologi
3.             Meningkatnya kemakmuran ekonomi
Faktor-faktor Iklim Bisnis

1.              Investasi
2.             Tabungan
3.             Pemerintahan
Masalah-masalah dalam Bisnis

1.              inflasi
2.             pengangguran
3.             produktivitas

1.              http://google.com 

  

Kamis, 23 Desember 2010

Pengantar Bisnis Bab I

RUANG LINGKUP BISNIS

Pengertian dan Fungsi Bisnis

1.             Bisnis dalam arti luas adalah istilah umum yang menggambarkan semua aktifitas dan institusi yang memproduksi barang & jasa dalam kehidupan sehari-hari.
2.            Bisnis sebagai suatu system yang memproduksi barang dan jasa untuk memuaskan kebutuhan masyarakat (bussinessis then simply a system that produces goods and service to satisfy the needs of our society) [Huat, T Chwee,1990].
3.            Bisnis adalah semua aspek kegiatan untuk menyalurkan barang-barang melalui saluran yang produktif dari membeli bahan mentah sampai dengan menjual barang jadi.
4.            Bisnis adalah kegiatan yang dilakukan oleh individu dan sekelompok orang(organisasi) yang menciptakan nilai(create value)melalui penciptaan barang dan jasa(create of good and service) untukmemenuhi kebutuhan masyarakat dan memperoleh keuntungan melalui transaksi.
Fungsi bisnis dilihat dari kepentingan mikro ekonomi dan makro ekonomi.
1.Fungsi Mikro Bisnis
a. Kontribusi terhadap pihak yang berperan langsung Pekerja/ Karyawan
Pekerja menginginkan gaji yang layak dari hasil kerjanya sementara manajer menginginkan kinerja yang tinggi yang ditunjukkan besarnya omset penjualan dan laba.
b. Dewan Komisaris memantau kegiatan dan mengawasi manajemen, memastikan kegiatan akan berjalan mencapai tujuan Pemegang Saham.
c. Pemegang saham memiliki kepentingan dan tanggungjawab tertentu terhadap perusahaan.
2.Fungsi Makro Bisnis
Kontribusi terhadap pihak yang terlibat secara tidak langsung
a. Masyarakat sekitar perusahaan
Memberikan kontribusi kepada masyarakat sekitar sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan.
b. Bangsa dan Negara tanggung jawab kepada bangsa dan Negara yang diwujudkan dalam bentuk kewajiban membayar pajak.
Aspek-aspek Bisnis:
1. Kegiatan individu dan kelompok Penciptaan.
2. Nilai Penciptaan barang dan jasa.
3. Keuntungan melalui transaksi.
Elemen dan Sistem Bisnis
1.     Modal (capital) :  
Sejumlah uang yang digunakan dalam menjalankan kegiatan bisnis
2. Bahan-bahan(materials) :
merupakan factor produksi yang diperlukan dalam melaksanakan aktifitas bisnis untuk diolah menghasilkan barang dan jasa yang dibutuhkan masyarakat.
3. SumberDayaManusia(SDM) KualifikasiSDM :
Memiliki kemampuan kompetitif dan berkualitas tinggi.
5.    ketrampilan Manajemen(Management Skill) :
Sistem manajemen yang dijalankan berdasarkan prosedur dan tata kerja manajemen Capital Materials Human Resource Management Skill.
Jenis Kegiatan Bisnis:
1. Perdagangan
2. Pengangkutan
3. Penyimpanan
4. Pembelanjaan
5. Pemberian informasi
Karakteristik Sistem Bisnis
1. Kapitalisme
2. Sosialisme
3. Fasisme
4. Komunisme
Unsur-unsur penting dalam kegiatan Perekonomian , antara lain :
1. Manusia
2. Modal
3. Material
4. Metode
5. Manajerial
6. Mesin / peralatan
Sistem Pasar terbagi pada 4 bagian :
1. Monopoli
2. Monopsoni
3. Oligopoli
4. Pasar Persaingan Sempurna
Bentuk dasar kepemilikan bisnis:
1. Perusahaan perseorangan
2. persekutuan
3. perseroan
Tujuan bisnis, antara lain:
1. Melindungi usaha kecil dan menengah.
Kebijakan bisnis dibuat untuk melindungi usaha kecil dan menengah, karena mayoritas bisnis di negara kita ini di dominasi oleh usaha-usaha menengah ke atas. Kebijakan ini berguna untuk mencegah usaha kecil tersingkir dan tidak mempunyai lahan atau wilayah berusaha. Padahal justru usaha kecil ini yang perlu dikembangkan sehingga bisa menjadi lebih besar dan mempunyai daya saing.
2. Melindungi lingkungan hidup sekitarnya.
Melakukan bisnis atau usaha di negara kita ini memiliki aturan, dan itu diharuskan. Aturan tersebut bertujuan untuk tidak merusak atau memberi dampak negative kepada lingkungan hidup sekitar wilayah tempat usaha tersebut.Tidak dibenarkan jika membuang limbah ke tempat yang dimanfaatkan oleh penduduk sekita, seperti sungai. Dengan adanya kebijakan ini, maka para pebisnis juga akan meminimalisasikan dampak negative yang nantinya akan berimbas kepada penduduk dan lingkungan hidup sekitarnya.
3. Melindungi konsumen.
Bisnis yang baik adalah usaha bisnis yang mementingkan pelayanan kepada konsumen. Konsumen adalah raja yang perlu dilindungi. Konsumen jangan sampai dirugikan atau dikecewakan oleh karena mengkonsumsi jasa atau barang yang diproduksi dari para pebisnis tersebut. Segala yang diberikan kepada konsumen haruslah yang terbaik dan pelayannya pun harus prima. Jika konsumen merasa dilindungi dan mendapatkan yang terbaik dari para pebisnis tersebut, konsumen tidak segan-segan bekerja sama kembali.
4. Pendapatan pemerintah.
Banyaknya bisnis yang beroperasi di Negara kita ini tentunya juga memberikan keuntungan bagi negara kita juga. Bisnis yang beroperasi memiliki kewajiban untuk membayar pajak kepada pemerintah. Inilah yang sering kita sebut dengan devisa. Semakin banyak untung/laba yang diperoleh suatu uasaha bisnis, semakin besar pula ia harus membayar pajak Negara demikian sebaliknya. Devisa yang diperoleh tersebut digunakan lagi oleh pemerintah untuk melakukan pembangunan di tiap-tiap wilayah di Negara kita ini. Namun sering terjadi penyelewengan terhadap uang yang seharusnya menjadi hak rakyat ini ( korupsi ).
Hakikat Bisnis
Hakikat Bisnis adalah kebutuhan manusia yang berupa barang dan jasa yang harus dipenuhi kebutuhannya dengan usaha mendapatkan alat pembayarannya yaitu uang atau tukar-menukar barang ( barter ) yang saling menguntungkan di antara kedua belah pihak.
Alasan orang belajar bisnis:
1. Saling ketergantungan
Manusia adalah makhluk sosial yang membutuhkan orang lain untuk memenuhi kebutuhannya.
2. Usaha mempertahankan dan meningkatkan standar hidup.
Dengan bisnis seseorang dapat mempertahankan kelangsungan hidupnya.
3. Kemajuan IPTEK.
Seseorang dapat berjualan melalui internet mengingat kemajuan teknologi yang semakin berkembang.
4. Hubungan internasional.
Seorang pengusaha yang telah mempunyai pasar, bisa dengan mudah mengekspor barangnya ke luar negeri.
5. Adanya era globalisasi.
Dengan berkembangnya era globalisasi, bisnis maju dengan pesat dan tumbuh dengan bermacam-macam bentuk bisnis.
Sistem perekonomian
Sistem perekonomian adalah sistem yang digunakan oleh suatu negara untuk mengalokasikan sumber daya yang dimilikinya baik kepada individu maupun organisasi di negara tersebut. Perbedaan mendasar antara sebuah sistem ekonomi dengan sistem ekonomi lainnya adalah bagaimana cara sistem itu mengatur faktor produksinya. Dalam beberapa sistem, seorang individu boleh memiliki semua faktor produksi. Sementara dalam sistem lainnya, semua faktor tersebut di pegang oleh pemerintah. Kebanyakan sistem ekonomi di dunia berada di antara dua sistem ekstrim tersebut.
Selain faktor produksi, sistem ekonomi juga dapat dibedakan dari cara sistem tersebut mengatur produksi dan alokasi, antara lain :
1. Perekonomian Terencana (planned economies)
Sistem ini memberikan hak kepada pemerintah untuk mengatur faktor-faktor produksi dan alokasi hasil produksi. Ada dua bentuk utama perekonomian terencana, yaitu komunisme dan sosialisme. Sebagai wujud pemikiran Karl Marx, komunisme adalah sistem yang mengharuskan pemerintah memiliki dan menggunakan seluruh faktor produksi. Namun, lanjutnya, kepemilikan pemerintah atas faktor-faktor produksi tersebut hanyalah sementara; Ketika perekonomian masyarakat dianggap telah matang, pemerintah harus memberikan hak atas faktor-faktor produksi itu kepada para buruh. Uni Soviet dan banyak negara Eropa Timur lainnya menggunakan sistem ekonomi ini hingga akhir abad ke-20. Namun saat ini, hanya KubaKorea UtaraVietnam, dan RRC yang menggunakan sistem ini. Negara-negara itu pun tidak sepenuhnya mengatur faktor produksi. China, misalnya, mulai melonggarkan peraturan dan memperbolehkan perusahaan swasta mengontrol faktor produksinya sendiri.
2. Perekonomian Pasar (market economic)
Sistem ini menganut bahwa pasar lah yang mengatur faktor-faktor produksi dan alokasi barang dan jasa melalui penawaran dan permintaan. Perekonomian pasar bergantung pada kapitalisme dan liberalisme untuk menciptakan sebuah lingkungan di mana produsen dan konsumen bebas menjual dan membeli barang yang mereka inginkan (dalam batas-batas tertentu). Sebagai akibatnya, barang yang diproduksi dan harga yang berlaku ditentukan oleh mekanisme penawaran-permintaan.
3. Perekonomian pasar campuran (mixed market economies)
Perekonomian pasar campuran adalah gabungan antara sistem perekonomian pasar dan terencana. Menurut Griffin, tidak ada satu negara pun di dunia ini yang benar-benar melaksanakan perekonomian pasar atau pun terencana, bahkan negara seperti Amerika Serikat. Meskipun dikenal sangat bebas, pemerintah Amerika Serikat tetap mengeluarkan beberapa peraturan yang membatasi kegiatan ekonomi. Misalnya larangan untuk menjual barang-barang tertentu untuk anak di bawah umur, pengontrolan iklan (advertising), dan lain-lain. Begitu pula dengan negara-negara perekonomian terencana. Saat ini, banyak negara-negaraBlok Timur yang telah melakukan privatisasi—pengubahan status perusahaaan pemerintah menjadi perusahaan swasta.