TUGAS 5
Nama : Safira Shafa
NPM : 26210323
Kelas : 4EB20
Mata Kuliah : Akuntansi International#
PELAPORAN
KEUANGAN DAN PERUBAHAN HARGA
Inflasi telah
menjadi fakta yang penting dan tetap di hampir semua Negara di dunia. Perubahan
nilai mata uang moneter benar-benar diakui para akuntan dewasa ini, tetapi
terdapat pertentangan mengenai cara teoritis dan praktis untuk menyesuaikannya.
Di Amerika Serikat, FASB Statement No. 33 mengharuskan pengungkapan khusus oleh
perusahaan-perusahaan besar tertentu, tetapi tidak merinci kaitan pengungkapan
ini dengan laporan keuangan utama. Unit moneter yang tidak stabil adalah suatu
kendala pengukuran dalam pendekatan induktif-deduktif terhadap teori akuntansi.
Apabila pengukuran
keuangan didasarkan pada harga-harga historis atau apabila perbandingan terdiri
dari agregat harga selama tahun-tahun yang berbeda, maka hubungan yang dianggap
biasa di dalam laporan keuangan telah berubah. Upaya mengatasi kendala ini
telah melahirkan usul-usul untuk memodifikasi atau merumuskan kembali
pengukuran akuntansi tradisional. Pada umumnya pendekatan ini lebih dapat
diterima oleh profesi akuntansi ketimbang pendekatan radikal yang akan
menetapkan struktur akuntansi baru guna menghindari perbandingan dan
penjumlahan harga (agregationns
of price) dari tahun-tahun
yang berbeda.
Daftar istilah
Akutansi Inflasi
Atribut. Karakteristik kuantitatif suatu
pos yang diukur untuk keperluan akutansi. Contoh: biaya histories atau
biaya penggantian merupaka atribut suatu aktiva
Penyesuaian biaya
kini. Nilai penyesuaian
aktiva untuk perubahan dalam harga tertentu
Kekayaan yang dapat
dihapuskan. Jumlah aktiva
bersih suatu perusahaan yang dapat ditarik tanpa mengurangi besar awalnya
aktiva bersih
Mekanisme
Penyesuaian. Manfaat berupa
keuntungan daya beli pemegang saham yang berasal dari pendanaan utang dan
pertanda bahwa perusahaan tidak perlu mengakui
tambahan biaya pengganti atas aktiva operasi sehubungan dengan aktiva tersebut
didanai melalui utang
Ekuivalen Daya Beli
Umum. Jumlah mata uang
yang telah disesuaikan terhadap perubahan dalam tingkat harga umum
Keuntungan kepemilikan
suatu investasi. Kenaikan nilai
biaya kini suatu aktiva nonmoneter
Hiperinflasi. Laju inflasi yang sangat besar
terjadi pada saat tingkat harga umum dalam suatu perekonomian meningkat sebesar
lebih dari 25% pertahun
Inflasi. Kenaikan dalam tingkat harga umum
seluruh barang dan jasa dalam suatu perekonomian
Aktiva moneter. Klaim terhadap jumlah mata uang
yang tetap dimasa depan seperti kas atau piutang usaha
Keuntungan Moneter. Kenaikan dalam daya beli secara
umum yang terjadi karena terdapatnya kewajiban moneter selama periode inflasi
Kewajiban moneter. Suatu kewajiban untuk membayar
jumlah mata uang yang tetap dimasa depan seperti utang usaha atau uang dengan
suku bunga yang tetap
Kerugian Moneter. Penurunan dalam daya beli secara
umum yang terjadi karena terdapatnya kativa moneter selama periode inflasi
Penyesuian Modal
Kerja Moneter. Pengaruh perubahan
harga khusus terhadap seluruh jumlah modal kerja yang digunakan oleh sutu
usaha dalam menjalankan operasinya
Jumlah Nominal. Jumlah mata uang yang belum
disesuaikan dengan perubahan harga
Aktiva Nonmoneter. Aktiva yang tidak menunjukkan
adanya klaim tetap terhadap kas seperti persediaan, aktiva tetap, dan peralatan
Kewajiban Nonmoneter. Suatu utang yang tidak
mengharuskan pembayaran jumlah kas yang tetap dimasa depan, seperti uang muka
pelanggan
Penyesuian Paritas. Suatu penyesuian yang
mencerminkan perbedaan antara inflasi di Negara induk perusahaan dan Negara
tuan rumah
Aktiva permanent. Istilah di Brasil untuk aktiva
tetap, gedung, investsai, beban tangguhan, dan depresiasi terkait
serta jumlah deplesi atau amortisasi
Indeks Hraga. Suatu rasio biaya dimana
pembilang/numeratornya adalah biaya dari suatu keranjang barang dan jasa yang
representatif dalam tahun berjalan, sedangkan penyebutnya adalah biaya dari
keranjang barang dan jasa yang sama pada tahun dasar
Daya Beli. Kemampuan umum dari suatu unit
moneter untuk memeperoleh barang dan jasa
Laba Riil. Laba bersih yang telah disesuaikan
untuk perubahan harga
Biaya penggantian. Biaya kini untuk mengganti
potensi jasa suatu aktiva dalam keadaan normal usaha
Mata uang pelaporan. Mata uang yang digunakan suatu
perusahaan dalam menyusun laporan keuangan
Metode nyatakan kembali-translasikan. Digunakan pada saat suatu
induk perusahaan mengkonsolidasikan akun-akun anak perusahaan luar negeri
yang berlokasi disebuah lingkungan berinflasi
Perubahan Harga
Khusus. Perubahan dalam
harga untuk komoditas khusus seperti persediaan atau peralatan
Metode
translasikan-nyatakan kembali. Suatu metode konsolidasi pertama-tama dengan mentranlasikan akun-akun
laporan keuangan anak perusahaan luar negeri kedalam mata uang induk perusahaan
dan kemudian dinyatakan kembali jumlah yang ditanslasikan terhadap inflasi
induk perusahaan
Mengapa Laporan
Keuangan memiliki potensi untuk menyesatkan selama periode perubahan harga?
Dari sudut pandang
manajemen, ketidakakuratan pengukuran ini mendistrosi
·
Proyeksi keuangan
yang didasarkan pada data seri waktu histories
·
Anggrana yang
menjadi dasar pengukuran kinerja
·
Data kinerja yang
tidak dapat mengisolasi pengaruh inflasi yang tidak dapat dikendalikan
Laba yang dinilai
lebih pada gilirannya akan menyebabkan :
·
Kenaikan dalam
proporsi pajak
·
Permintaan dividen
lebih banyak dari pemgang saham
·
Permintaan gaji dan
upah yang lebih tinggi dari para pekerja
·
Tindakan yang
merugikan dari Negara tuan rumah (seperti pengenaan pajak keuntungan yang
sangat besar)
Oleh karena itu,
mengakui pengaruh inflasi secara eksplisit berguna dilakukan karena
beberapa alasan :
·
Pengaruh perubahan
harga sebagian bergantung pada transaksi dan keadaan yang dihadapi sutu
perusahaan
·
Mengelola masalah
yang ditimbulkan oleh perubahan harga bergantung pada pemahaman yang akurat
atas masalah tersebut
·
Laporan dari para
manager mengenai permasalahan yang disebabkan oleh perubahan harga lebih
mudah dipercaya apabila kalangan usaha menerbitkan informasi keuangan yang
membahas masalah-masalah tersebut.
Meskipun
inflasi melambat, akutansi
perubahan harga tetap berguna karena efek kumulatif inflasi yang rendah
dalam beberapa waktu dapat menjadi signifikan
Jenis Penyesuaian Inflasi
Akutansi untuk
pengaruh laporan keuangan atas perubahntingkat harga umumdisebut sebgai
model daya beli konstan biaya histories. Akutansi untuk perubahan harga khusus
disebut sebagai model biaya kini
Penyesuaian Tingkat
Harga Umum
Jumlah mata uang
yang disesuaikan terhadap perubahan tingkat harga umum (daya beli) disebut
sebagai mata uang konstan biaya histories atau ekuivalen daya beli umum
Indeks Harga
Perubahan tingkat
harga umum diukur dengan indeks tingkat harga
Penggunaan Indeks
Harga
Angka indeks harga
digunakan untuk mentranslasikan jumlah uang yang dibayarkan selama periode
terdahulu menjadi ekuivalen daya beli pada akhir periode (yaitu daya beli
konstan biaya histories)
Obyek Penyesuaian
Tingkat Harga Umum
Darimana datangnya
kerugian moneter?
Selama inflasi,
perusahaan akan mengalami perubahan kekayaan yang tidak berkaitan dengan
kegiatan operasionalnya. Perubahan ini muncul dari aktiva atau kewajiban
moneter, klain terhadap atau kewajiban untuk m embayarkanmata uang dengan
jumlah yang tetap dimasa depan. Aktiva moneter mencakup kas dan piutang usaha,
yang umumnya akan kehilangna daya beli selama periode inflasi. Kewajiban
moneter mencakup kebanyakan utang, yang umumnya akan menimbulkan keuntungandaya
beli selama inflasi
Penyesuian
Biaya Kini.
Model biaya kini
berbeda dengan akutansi yang konvensional dalam dua aspek utama.
Pertama, aktiva tetap dinilai berdasarkan biaya kini dan bukan biaya histories.
Kedua, laba adalah jumlah sumber daya yang dapat didistribusikan oleh
perusahaan dalam suatu periode (tanpa memperhitungkan komponen pajak), namun
tetap dapat mempertahankan kapasitas produktif atau modal fisik perusahaan.
Metode mana yang terbaik ?
Penyesuian biaya kini berpendapat bahwa usha tidak dipengaruhi oleh inflasi umum, tetapi lebih dipengaruhi oleh kenaikan biaya opersai khusus dan pengeluran kativa tetap
Group Modelo diungkapkan dalam
catatan atas laporan keuangan , yang disajikan ulang sebagai berikut :
Persediaan
Pos-pos ini dinilai berdasarkan
metode masuk terakhir, keluar pertama dan disajikan ulang dengan menggunakan
metode biaya penggantian atau manufaktur
Harga Pokok Penjualan
Penyajian ulang akun ini dinilai
berdasrkan nilai persediaan yang dinyatakan ulang
Aktiva Tetap
Pos-pos ini dicatat berdasrkan biaya
akusisi, dan disajikan ulang dengan menggunakan factor inflasi yang
diperoleh dari Nasional Consumer Price Indeks / Indeks Harga Konsumen Umum,
sehingga menjadi nilai penggantian bersih yang ditentukan oleh penilai
ahli independent pada tanggal 31 Des 20X2, dan sesuai dengan tanggal akusisi
apabila pembelian dilakukan setelah tanggal tersebut
Depresiasi
Pos ini dihitung berdasarkan nilai
penyajian ulang aktiva tetap, yang dipertimbangkan sebagai dasar, perkiraan
masa manfaat ditentukan oleh penilai independent
Penyajian ulang ekuitas pemegang saham
Akun ini disajikan ulang dengan
menggunakan factor inflasi yang diperoleh dari NCPI, menurut umur atau tanggal
kontribusinya.
Model biaya kini berbeda dengan
akutansi yang konvensional dalam dua aspek utama. Pertama, aktiva
tetap dinilai berdasarkan biaya kini dan bukan biaya histories. Kedua, laba
adalah jumlah sumber daya yang dapat didistribusikan oleh perusahaan
dalam suatu periode (tanpa memperhitungkan komponen pajak), namun tetap dapat
mempertahankan kapasitas produktif atau modal fisik perusahaan.
Ketidakcukupan
dalam penyajian ulang ekuitas pemegang saham
Saldo akun ini disajikan dengan
penjumlahanaljabar dari pos hasil dari kepemilikan aktiva nonmoneter dan
akumulasi hasil moneter ekuitas
Hasil dari kepemilikan aktiva
nonmoneter
Pos ini menunjukkan perubahan dalam
nilai aktiva nonmoneter yang disebabkan oleh hal selain inflasi
Akumulasi hasil moneter ekuitas
Pos ini merupakn hasil yang berawal
dari penyajian awal angka-angka laporan keuangan
Sudut Pandang Internasional terhadap
Akutansi Inflasi
AMERIKA SERIKAT
Pada tahun 1979, FASB
mengeluarkan Pernyataan Standar Akutansi Keuangan No 33 berjudul Pelaporan
Keuangan dan Perubahan harga, pernyataan ini mengharuskan
perusahaan-perusahaan AS mencoba melakukan pengungkapan daya beli konstan biaya
histories dan daya beli konstan kini.
Perusahan pelapor didorong untuk
mengungkapkan informasi berikut untuk masing-masing dari 5 tahun terakhir :
·
Penjualan bersih dan pendapatan
opersai lainnya
·
Laba dari operasi yang berjalan
berdasarkan dasar biaya kini
·
Keuntungan atau kerugian daya beli
(moneter) atas pos-pos moneter bersih
·
Kenaikan atau penurunan dalam biaya
kini atau jumlah yang dapat dipulihkan (yaitu jumlah kas bersih yang
diperkirakan akan dapat dipulihkan melalui penggunaan atau penjualan) yang
lebih rendah dari persediaan atau aktiva tetap, bersih dari inflasi (perubahan
tingkat harga umum)
·
Setiap agregat penyesuaian translasi
mata uang aing, berdasrkan biaya kini, yang timbul dari proses konsolidasi
·
Aktiva bersih pada akhir tahun
menurut dasar biaya kini
·
Laba persaham (dari opersai berjalan)
menurut dasar biaya kini
·
Deviden persaham biasa
·
Harga pasar akhir tahun perlembar
saham biasa
·
Tingkat Indeks Harga Konsumen yang
digunakan untuk mengukur laba dari operasi berjalan
INGGRIS
Laporan biaya kini di Inggris
mewajibkanbaik laporan laba rugi dan neraca biaya kini, beserta catatan
penjelasan. Standar di Inggris memeperbolehkan 3 pilihan pelaporan :
·
Menyajikan akun akun biaya kini
sebagai laporan keuangan dasar dengan akun-akun pelengkap biaya historis
·
Menyajikan akun-akun biaya histories
sebagai laporan keuangan dasar dengan akun-akun pelengkap biaya kini
·
Menyajikan akun-akun biaya kini
sebagai sati-satunya akun yang dilengkapi dengan informasi biaya historis yang
memadai
BRASIL
Akutansi inflasi yang direkomen
dasikan di Brasil hari ini mencerminkan 2 kelompok pilihan pelaporan,
hokum perusahan Brasil dan Komisi Pengawas Pasar Modal Brasil. Pneyesuaian
inflasi yang sesuai dengan hokum perusahaan menyajikan ulang akun-akun aktiva
permanent dan ekuitas pemegang saham dengan menggunakan indeks harga yang
diakui oleh Pemerintah Federal untuk mengukur devaluasi mata uang local. Aktiva
permanent meliputi aktiva tetap, gedung, investsai, beban tangguhan dan
depresiasi terkait, serta kaun-akun amortisasi atau deplesi (termasuk setiap
provisi kerugian yang terkait). Akun-akun ekuitas pemegang saham terdiri dari modal,
cadangan pendapatan, cadangan revaluasi, laba ditahan, dan akun cadangan
modal yang digunakan untuk mencatat penyesuaian tingkat harga terhadap modal.
Badan Standar Akutansi Internasional
IAS 29 Pelaporan keuangan dalam
Perekonomian Hiperin flasi mewajibkan (dan bukan hanya merekomendasikan)
penyajian ulang informasi laporan keuangan utama. Secara khusus, laporan
keuangan suatu perusahaan yang melakukan pelaporan dalam mata uang perekonomian
hiperinflasi, apakah didasarkan pada kerangka penilaian biaya histories atau
biaya kini, hatus disajikan ulang sesuai de ngan daya beli konstan pada tanggal
neraca
Isu-isu mengenai inflasi
Terdapat 4 isu akutansi inflasi yang
cukup menganggu. Keemapat isu itu adalah :
1. Apakah dolar konstan atau biaya kini yang lebih
baik mengukur pengaruh inflasi
2. Perlakuan akutansi terhadap keuntungan dan kerugian
inflasi
3. Akutansi inflasi luar negeri
4. Menghin dari fenomena kejatuhan ganda
Keuntungan dan Kerugian Inflasi
Keuntungan atu kerugian pos-pos
moneter di Amerika Serikat ditentukan de ngan menyajikan ulang dalam dolar kon
stan, saldo awal dan akhit, serta transaksi dalam, seluruh aktiva dan
kewajiban moneter (termasuk utang jangka panjang), angka yang dihasilkan
diungkapkan sebagai pos terpisah
Keuntungan dan Kerugian Kepemilikan
Akutansi untuk biaya kini membagi
total laba menjadi 2 bagian :
1. Laba opersai (perbedaan anatara pendapatan kini dan
biaya kini sumber daya yang dikonsumsi)
2. Keuntungan yang belum direalisasi yang timbul dari
kepemilikan aktiva nonmoneter dengan nilai pengganti yang meningkat bersamaan
dengan inflasi
Akutansi untuk inflasi di luar negeri
Di Amerika Serikat, FASB berupaya
untuk membahas masalah inflasi dengan mewajibkan perusahaan pelapor yang
besar untuk melakukan eksperimen dengan pengungkapan daya beli konstan biaya
histories dan pengungkapan biaya kini. Oleh karena itu, investor memerlukan
laporan keunagan yang disesuaikan dengan tingkat harga spesifik dan bukan
tingkat harga umum, karena penyesuaian tingkat harga spesifik (model biaya kini
yang kita gunakan) menentukan jumlah maksimum yang dapat dibayarkan oleh
perusahaan sebagai dividen (kekayaan yang dapat dibagikan) tanpa mengurangi
kapasitas produktifnya. Model biaya histories tetap saja adalah model
biaya historis.
Prosedur penyesuaian tingkat
harga lebih disukai berikut ini :
1. Sajikan ulang laporan keuangan seluruh anak
perusahaan, baik domestic secara spesifik maupun asing, dan laporan induk
perusahaan untuk mencerminkan perubahan dalam harga spesifik (sebagai
contoh biaya kini)
2. Translasikan akun-akun seluruh anak perusahaan
diluar negeri kedalam nilai ekuivalen mata uang domestic dengan menggunakan
suatu nilai konstan (yaitu kurs valuta saing pada tahaun dasar atau tahun
sekarang)
3. Gunakanlah indeks harga spesifik yang relevan
dengan apa yang dikonsumsi oleh perusahaan dalam menghitung keuntungan atau
kerugian moneter.
SUMBER
:











0 komentar:
Posting Komentar