THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES

Senin, 21 Maret 2011

-PETA PEREKONOMIAN INDONESIA-


AKU BANGGA AKAN PEREKONOMIAN INDONESIA!



I. PENDAHULUAN

Indonesia berada di garis khatulistiwa sehingga banyak sumber daya alam yang menjadi kannya hasil bumi, dan menjadi dikenal dan di ketahui oleh dalam negeri maupun luar negeri dan ada banyak mata pencaharian yang dapat dilakukan di Indonesia ini. Indonesia juga di kenal dengan budaya nya yang beraneka ragam.
Kita juga akan membahas tentang Perekonomian Indonesia dilihat dari berbagai aspek yang ada di Indonesia.

II. LATAR BELAKANG

1.  KEADAAN GEOGRAFIS INDONESIA
Indonesia merupakan negara kepulauan, dengan luas keseluruhan +/- 195 – 200 juta Ha. Indonesia memiliki 17.504 pulau, yang terdiri dari 5 pulau besar. Lautan 3.257.453 km². Letak geografis indonesia : 6°LU - 11°08'LS dan dari 95°'BT - 141°45'BT.  Ini bisa menjadi kekuatan dan kesempatan bagi perkembangan ekonomi Indonesia. Dan bisa juga menjadi ancaman bagi Indonesia. Banyaknya pulau akan menjadi kekuatan dan kesempatan bagi Indonesia yang sebagian besar merupakan kepulauan yang suburdan kaya akan hasil bumi dan tambang,dengan kemampuan menggali dan memanfaatkan kekayaan alam yang ada di Indonesia.
Namun kenyataan itu bisa menjadi kelemahan dan ancaman bagi Perekonomian Indonesia. Karna jika banyak sumber daya yang hanya dinikmatai oleh sebagian masyarakat dan banyak pihak ligar yang mengambil kekayaan Indonesia secara Ilegal.
Indonesia mengalami 2 musim, dengan kondisi iklim yang demikian yang menyebabkan beberapa produk hasil bumi dan industri menjadi spesifik sifatnya.  Indonesia juga menempati posisi yang strategis , terletak di antara 2 benua dan 2 samudera, sejak sebelum kemerdekaan Indonesia pun telah menjadi tempat singgah dan transaksi antar kedua benua dan benua-benua lainnya.



2.     MATA PENCAHARIAN
Mata pencaharian di Indonesia sebagian besar berada di sektor agraris. Bagi yang tinggal di pedesaan bermata pencaharian seperti : pertanian, perikanan, peternakan, perkebunan dan sejenis lainnya. Kontribusi sektor pertanian terhadap GDP secara absolut masih dominan, tetapi jika di bandingkan dengan sektor-sektor diluar pertanian menampakan adanya penurunan terhadap prosentase. Yang perlu di waspadai dalam sektor pertanian ini adalah bahwa komoditi yang di hasilkan dari sektor ini relatif tidak memiliki nilai tambah yang tinggi, sehingga tidak dapet bersaing dengan komoditi-komoditi yang sektor lain, seperti : industri , sehingga masayarakat Indonesia yang bermata pencaharian di bidang pertanian semakin tertinggal dari rekannya yang bekerja di industri. Adapun langkah-langkah yang dapat di lakukan untuk mengatasi nya :
-      Memperbaiki kehidupan penduduk atau petani dengan pola pembinaan dan pembangunan sarana dan prasarana nya di bidang pertanian.
-      Meningkatkan nilai tambah komoditi pertanian.
-      Mencoba mengembangkan kegiatan agribisnis.
-      Menunjang kegiatan transmigrasi.



       3.    SUMBER DAYA MANUSIA
Sumber daya manusia, yang kemudian disingkat SDM, merupakan potensi yang terkandung dalam diri manusia untuk mewujudkan perannya sebagai makhluk sosial yang adaptif dan transformatif yang mampu mengelola dirinya sendiri serta seluruh potensi yang terkandung di alam menuju tercapainya kesejahteraan kehidupan dalam tatanan yang seimbang dan berkelanjutan.
Sumber daya manusia adalah kemampuan terpadu dari daya pikir dan daya fisik yang dimiliki individu, perilaku dan sifatnya ditentukan oleh keturunan dan lingkungannya, sedangkan prestasi kerjanya dimotivasi oleh keinginan untuk memenuhi kepuasannya.
Bicara mengenai sumber daya manusia, maka terkait juga dengan perencanaan SDM, yaitu proses analisis dan identifikasi tersedianya kebutuhan akan SDM sehingga organisasi dapat mencapai tujuannya.
Ada tiga kepentingan dalam perencanaan sumber daya manusia, yaitu:
        ·  Kepentingan Individu.
        ·  Kepentingan Organisasi.
        ·  Kepentingan Nasional.
Terdapat beberapa komponen yang perlu diperhatikan dalam perencanaan sumber daya manusia, yaitu:
         ·  Tujuan
Perencanaan SDM harus mempunyai tujuan yang berdasarkan kepentingan individu, organisasi dan kepentingan nasional. Tujuan perencanaan SDM adalah menghubungkan SDM yang ada untuk kebutuhan perusahaan pada masa yang akan datang untuk menghindari mismanajemen dan tumpang tindih dalam pelaksanaan tugas.
         ·  Perencanaan Organisasi
Perencanaan Organisasi merupakan aktivitas yang dilakukan perusahaan untuk mengadakan perubahan yang positif bagi perkembangan organisasi. Peramalan SDM dipengaruhi secara drastis oleh tingkat produksi. Tingkat produksi dari perusahaan penyedia (suplier) maupun pesaing dapat juga berpengaruh. Meramalkan SDM, perlu memperhitungkan perubahan teknologi, kondisi permintaan dan penawaran, dan perencanaan karir. Singkatnya, perencanaan sumber daya manusia memberikan petunjukmasa depan, menentukan dimana tenaga kerja diperoleh, kapan tenaga kerja dibutuhkan, dan pelatihan dan pengembangan jenis apa yang harus dimiliki tenaga kerja.
Adapun syarat-syarat perencanaan sumber daya manusia antara lain :
         ·  Harus mengetahui secara jelas masalah yang akan direncanakannya.
         ·  Harus mampu mengumpulkan dan menganalisis informasi tentang SDM.
         ·  Harus mempunyai pengalaman luas tentang job analysis, organisasi dan situasi    persediaan SDM.
        ·  Harus mampu membaca situasi SDM masa kini dan masa mendatang.
        ·  Mampu memperkirakan peningkatan SDM dan teknologi masa depan.
        ·  Mengetahui secara luas peraturan dan kebijaksanaan perburuhanpemerintah.
Berikut prosedur perencanaan sumber daya manusia :
        ·  Menetapkan secara jelas kualitas dan kuantitas SDM yang dibutuhkan.
        ·  Mengumpulkan data dan informasi tentang SDM.
        ·  Mengelompokkan data dan informasi serta menganalisisnya.
        ·  Menetapkan beberapa alternative.
        ·  Memilih yang terbaik dari alternative yang ada menjadi rencana.
        ·  Menginformasikan rencana kepada para karyawan untuk direalisasikan.
Jika perencanaan sumber daya manusia dilakukan dengan baik, maka akan diperoleh keuntungan :
      ·  Manajemen puncak memiliki pandangan yang lebih baik terhadap dimensi SDM atau terhadap keputusan-keputusan bisnisnya.
        ·   Biaya SDM menjadi lebih kecil, karena manajemen dapat mengantisipasi ketidakseimbangan sebelum terjadi hal-hal yang dibayangkan sebelumnya yang lebih besar biayanya.
     · Tersedianya lebih banyak waktu untuk menempatkan yang berbakat karena kebutuhan dapat diantisipasi dan diketahui sebelum jumlah tenaga kerja yang sebenarnya dibutuhkan.
       ·  Adanya kesempatan yang lebih baik untuk melibatkan wanitadan golongan minoritas didalam rencana masa yang akan datang.
·       Pengembangan para manajer dapat dilaksanakan dengan lebih baik.
          Jika kita tengok sejarah mngenai pertumbuhan Indonesia sebelum orde baru, pertumbuhan di Indonesia masih cukup tinggi -/+ 2,8% , dan setelah pemerintah baru bahwa pertumbuhan tersebut harus dikurangi ,mulai repilta I sampai repelita IV penduduk Indonesia hanya berkisar antara 2,1% sampai dengan 2,3% dan 1,9% untuk repelita selanjutnya.
          Indonesia masih mengalami masalah SDM terhadap penduduknya, yaitu    :
       -      Pertumbuhan penduduk yang masih tinggi.
       -      Penyebaran yang kurang merata.
       -      Kurang seimbangnya struktur dan komposisi penduduk.
          Dan tetapi ada juga tindakan-tindakan yang dapat dilakukan pemerintah untuk mengatasinya :
       -      Melaksanakan program KB.
       -      Meningkatkan mutu SDM.
  
        Penyebaran penduduk yang tidak merata menyebabkan tidak seimbangnya kekuatan ekonomi secara umum. Tidak seimbangnya beban penduduk antar daerah itu akan berdampak terpusat modalnya hanya di daerah tertentu saja. Dampak lainnya adalah mengumpulnya tenaga kerja di Pulau Jawasehingga persaingan tenaga kerja sangat tinggi, sehingga upah tenaga kerja menjadi rendah. Rendahnya tingkat upah berakibat timbulnya kesengsaraan dan pengangguran dan kriminalitas semakin merajalela.
          Tindakan yang dapat dan telah dilakukan pemerintah adalah :
      -      Penyelenggaran program transmigrasi.
      -      Memperbaiki dam menciptakan lapangan kerja baru  di daerah tertinggal.
      -      Meninjau kembali sistem pendidikan di Indonesia yang masih bersifat umum.
      -      Menciptakan sarana dan prasarana pendidikan yang lebih mendukung.



        4.    INVESTASI
           Keputusan menunda konsumsi sumber daya atau bagian penghasilan demi meningkatkan kemampuan menambah/menciptakan nilai hidup di masa mendatang merupakan investasi. Dalam bahasa lebih fisiolofis, segala sesuatu yang dilakukan untuk meningkatkan kemampuan menciptakan/menambah nilai kegunaan hidup adalah investasi. Jadi investasi bukan hanya dalam bentuk fisik melainkan juga non-fisik, terutama peningkatan kualitas SDM.
     Dari pengalaman negara-negara maju terbukti bahwa faktor yang paling berpengarih terhadap kemajuan ekonomi adalah besarnya barang modal dan kualitas SDM. Karena itu jika sebuah perekonomian ingin maju, perekonomian tersebut harus melakukan investasi.
     Untuk memperoleh suatu perumbuhan ekonomi yang tinggi dalam proses pembangunan di Indonesia, terkupulnya modal dan sumber daya sebagai investasi menduduki peran yang sangat penting.
     Dalam kondisi tertentu masih sulit untuk mengharapkan dana investasi dari masyarakat. Untuk itulah pemerintah memerlukan dana yang besar dari selisih penerimaan dan pengeluaran/biaya rutin pemerintah. Pemerintah tidak dapat terus menerus engandalakan tabungan pemerintah.adapun upaya-upaya untuk membantu memenuhi dana investasi bangunan, upaya nya yaitu           :
        -      Lebih mengembangkan ekspor komoditi non-migas.
        -      Mengusahakan adanya pinjaman luar negeri yang memiliki syarat lunak.
        -      Menciptakan iklim investasi yang menarik dan aman bagi para penenam modal asing.
        -      Lebih menggiatkan dan menyempurnakan sistem perpajakan dan sistem perkreditan.


I   II. PENUTUP

1.     KESIMPULAN
Menurut saya apa yang ada di negara kita yang di miliki masih banyak yang harus perlu di tingkatkan lagi dan melakukan cara-cara yang lebih efektiv untuk menaggulangi nya.
         
2.    PENUTUP
Sekian lah makalah saya mengenai Peta Perekonomian Indonesia. Mungkin masih banyak kekurangan dalam makalah ini, karena terbatasnya pengetahuan yang saya miliki.
Semoga makalah ini dapat bermanfaat untuk para pembaca nya, mohon maaf apa bila ada kesalahan dalam penulisan, saya hanyalah manusia biasa yang terkadang mempunyai kesalahan.

Terima Kasih,



             Sumber  :






0 komentar: